-

Berita Terbaru

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

Subscribe

    Advertisement

    menerima jasa pembuatan taman Jakarta Telp.0813 8929 2486...
    Kredit mobil Daihatsu Cicilian 50Rb, Pin BB 26B6F503...
    Cetak Kalender Murah Di Jakarta, Bintaro dan sekitarnya...

    Iklan Promosi Pemilu

    Advertisement

Korupsi sungai Ciujung Rp. 32,39 M, Kacab Bank Mandiri Diperiksa

Berita Banten - Korupsi sungai Ciujung Rp. 32,39 M, Kacab Bank Mandiri Diperiksa
Serang - Penyidik Ditreskrimsus Polda Banten periksa kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan prasarana pengendali banjir Sungai Ciujung, di Palembangan, Desa Dukuh, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang Rp32,39 miliar APBN 2012. Kali ini, Kepala Bank Mandiri Cabang DI Panjaitan, Jakarta, CA diperiksa sebagai saksi untuk dua tersangka, DD selaku PPK di BBWSC3, dan IJ selaku manajer wilayah IV pada PT Wijaya Karya (WK) selaku pelaksana.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Banten, Kombes Pol Wahyu Widada mengatakan, pemeriksaan CA karena keterkaitannya dengan pembuatan bank garansi sebagai jaminan pelaksanaan proyek.

"Tadi diperiksa mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. CA didampingi seorang pengacaranya, baru pertama kali diperiksa sebagai saksi. Pemeriksaan terkait dengan bank garansi atas permintaan PT WK ke Bank Mandiri. Jadi, untuk mengetahui benar atau tidak Bank Mandiri membuat Bank Garansi," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, penyidik masih terus memeriksa saksi-saksi dan tersangka untuk perkara tersebut. "Masih, pemeriksaan jalan terus, ini masih maraton, hampir tiap hari. Minggu depan juga masih ada yang diperiksa. Termasuk tersangka nanti ada pemeriksaan lanjutan. Ya, dikebut lah," ujarnya, seraya menambahkan, pihaknya masih menunggu hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Penyimpangan
Untuk diketahui, dari hasil penyelidikan pada proyek yang didanai APBN 2012, diduga terdapat penyimpangan karena pelaksanaan proyek diduga tidak sesuai kontrak, mulai waktu sampai spesifikasi. Pembayarannya pun telah 100 persen. Padahal, pekerjaan baru sekitar 60-70 persen.
Untuk tetap melaksanakan proyek itu, pihak pengusaha membuat surat kesanggupan menyelesaikan pekerjaan 100 persen.

Penyidik juga telah menggeledah kantor BBWSC3 Serang dan Pandeglang serta kantor PT Wijaya Karya guna menyita sejumlah dokumen terkait pelaksanaan pembangunan proyek tersebut.

Source : Kabar-Banten.com

Post Comment

Tidak ada komentar:

Berikan Tanggapan Anda